Monday, May 18, 2020

KEHADIRAN SEKS DI SURGA


KEHADIRAN SEKS DI SURGA

Catatan Masalah seks di Surga

Oleh Dr.Drs.HM.Rakib Jamari, S.H.,M.Ag. Muballig

IKMI Riau.


      Keindahan seks di surga, hanya sebahagian kecil, dibandingkan

 keindahan lainnya. Kemudian bidadari itu jangan dibayangkan

 hanya untuk seks saja. Banyak sisi lain pendapingan bidadari yang 

tidak kalah indahnya dibandingkan seks. Kenikamatan yang paling

tinggi di surga ialah memandang, melihat kehadiran Allah lebih 

jelas dibandingkan jelasnya manusia dunia melihat bulan purnama
 tanpa dihalangi awan sedikitpun.

     Bidadari itu, secara harfiyah artinya matanya sangat menawan, bukan uma cantik, tapi menawan. Jika demikian cantik dan mempesona, dari apakah bidadari diciptakan? Bukankah ia berbeda dengan manusia yang diciptakan dari tanah. Ia juga berbeda dengan jin yang diciptakan dari api. Juga bukan malaikat yang diciptakan dari cahaya. Lantas diciptakan dari apa?

Al Quran menyatakan bahwa bidadari itu diciptakan Allah secara langsung. Dengan “kun”-Nya Allah, lantas fayakun, jadilah mereka.

إِنَّا أَنْشَأْنَاهُنَّ إِنْشَاءً . فَجَعَلْنَاهُنَّ أَبْكَارًا . عُرُبًا أَتْرَابًا

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (bidadari) dengan langsung. Dan kami jadikan mereka gadis-gadis perawan. Penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (QS. Al Waqiah: 35-37)

Mereka tidak dilahirkan, juga tidak diperbanyak melalui kehamilan dan keturunan. Mereka makhluk yang unik dan istimewa, yang tercipta secara suci dan tetap dalam kondisi suci selamanya.

Jika demikian, dari apa bidadari diciptakan? Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:


خَلَقَ اللَّهُ الْحُورَ الْعِينَ مِنَ الزَّعْفَرَانِ


“Allah menciptakan para bidadari dari za’faran” (HR. Thabrani)

Lebih detil, Imam Al Qurthubi mengetengahkan atsar panjang tentang penciptaan bidadari dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu:

“Allah menciptakan bidadari, jari-jari kaki hingga kedua lututnya dari za’faran, dari kedua lutut hingga buah dadanya dari kesturi yang semerbak, bagian itu ke atas hingga leher dari ambar kelabu dan leher hingga kepalanya dari wewangian putih. Bidadari itu mengenakan 70.000 macam pakaian bagaikan bunga Syaqaiq nu’man.

Apabila ia menghadapkan muka, wajahnya bersinar dengan cahaya berkilauan bagaikana matahari bersinar kepada penghuni dunia. Apabila menghadap lagi, hatinya tampak karena pakaian dan kulitnya yang tipis. Dan di atas kepalanya ada 70.000 jalinan rambut, terbuat dari kesturi yang semerbak.”


JANGAN TERLALU HARFIYAH, PAKAILAH METAPORA


KATA KIASAN DALAM AL-QUR’AN


 MENJADIKAN PESAN LEBIH


 BERBOBOT


Catatan Kecil 

Dr.Drs.H.M.Rakib Jamari, S.H.,M.Ag.


     Orang Barat mengakui, majas, kiasan ayat al-Quran menjadikan pesan lebih berbobot dan terasa lebih estetis. Pemakaian gaya bahasa yang tepat, sesuai dengan waktu dan penerima yang menjadi sasaran, serta sesuai konteksnya akan dapat menarik perhatian penerima.

     Pemakaian gaya bahasa juga dapat menghidupkan apa yang dikemukakan dalam teks karena gaya bahasa dapat mengemukakan gagasan yang penuh makna dengan struktur yang singkat. Selain dapat menghidupkan dan memberikan gambaran gagasan yang penuh makna, metafora juga berperan besar dalam dunia ilmu pengetahuan. Demikian besarnya peran metafora dalam dunia keilmuan dikemukakan oleh  Ken Baake dalam Metaphor and Knowledge: The Challenges of Writing Science sebagai berikut


   Metaphor is one of several tools for producing theory, along with mathematics, empirical research, and intuition. Some metaphors, of course, are more powerful than others. A metaphor that portrays atoms linked together like Tinkertoys to form molecules is naïve, perhaps more appropriate as a means of delivering knowledge to children than as an aid to adult scientific cognition. But almost any metaphor that a scientist reaches for in an attempt to understand reality will have some value in bringing that reality to light, even if the metaphor is later discarded. (Even the Tinkertoy model would have been useful when molecular theory was first developing).

    Coming to peace with metaphor’s role in producing knowledge is something of importance to members of the Santa Fe Institute. If metaphor produces knowledge, then it is a semantic phenomenon that demands much more attention among scientists and technical writers of science than if it merely describes, delivers, or decorates knowledge.

       Pandangan Ken Baake tersebut dapat dikemukakan kembali  bahwa  metafora merupakan  salah satu sarana yang penting dalam menghasilkan teori ilmu pengetahuan sebagaimana sarana penting lainnya seperti matematika, penelitian empiris, dan intuisi. Sebagai contoh peran metafora, untuk menggambarkan rangkaian atom yang membentuk molekul yang sebenarnya sulit ditangkap oleh pancaindera atau abstrak,  digunakanlah  metafora dengan permainan yang disebut tinkertoys, sejenis bola kecil yang dirangkai menjadi model atom tertentu.

     Rangkaian     bola    yang    merupakan    metafora   terhadap rangkaian atau struktur atom tersbut terkesan seperti mainan untuk anak-anak. Akan tetapi, dengan rangkaian bola permainan tersebut sebuah strukur atom yang rumit dan abstrak dapat tergambar  secara jelas sehingga dapat menjelaskan teori molekul yang abstrak menjadi mudah dipahami.

      Sang kholiq, Al-Rahman menguasai kerumitan Aras, dapat dipahami, surga di bawah telapak kaki, dapat dipahami, anak SD, katanya surga di langit yang tinggi, dia menujuk ka atas, “Nun jauh di surga sana,nyatanya dalam hadits dikatakan di bawah telapak kaki ibu. Makanya jangan terlalu kaku, harfiyah, pakailah kiasan, majas, metapora. Blaghoh, ilmu badi’, ilmu bayan. Lebih mudah unta masuk ke lubang jarum, dibandingkan orang kaya masuk surga. Metapora dari mana ucapan ini, disambung berikutnya.


Sunday, May 17, 2020

METODE BARU YANG MELAWAN SYARI'AT


PERINGATAN NUZUL QUR’AN


 BUKAN MENYAINGI SYARI’AT



Catatan Dr.H.M.Rakib Jamari Riau, Indonesia.



Kata-kata yang bercetak tebal “Menyaingi Syari’at” amat penting untuk kita fahami maknanya. Sehingga kita tidak mencampuradukkan antara bid’ah dengan maslahat mursalah. Atau antara bid’ah secara bahasa dengan bid’ah secara syar’i. Berangkat dari pemahaman ini, Imam Asy Syathiby mendefinisikan bid’ah secara syar’i dengan definisi paling universal sebagai berikut:
   

BID'AH  ITU  SUATU TAKTIK, METODE BARU YANG MELAWAN SYARI'AT


الْبِدْعَةُ عِبَارَةٌ عَنْ: طَرِيْقَةٍ فيِ الدِّيْنِ مُخْتَرَعَةٌ, تُضَاهِي الشَّرِيْعَةَ, يُقْصَدُ 


بِالسُّلُوكِ عَلَيْهَا الْمُبَالَغَةُ فيِ التَّعَبُّدِ للهِ سُبْحَانَهُ (الاعتصام

1/50).

Bid’ah adalah sebuah metode baru dalam agama yang bersifat menyaingi syari’at, dan dilakukan dengan tujuan beribadah secara lebih giat kepada Allah Ta’ala.


Siapakah Dewi Pacha Mama Dari Amazon?


AGAMA DI SUNGAI AMAZON AMERIKA

Catatan Kecil perbandingan agama dan kepercayaan
oleh Dr.H.M.Rakib Jamari Riau.

Orang-orang bersujud di hadapan patung kayu, seorang wanita hamil telanjang (Dewi Pachamama) suku Amazon.

“Ibu Pertiwi Amazon, disembah, karena semuanya, termasuk bumi ini, berada di bawah kekuasaannya kata mereka. Mungkin ada roh dengan kekuatan yang sama atau lebih tinggi dari Tuhan kita atau Perawan Maria,” kata Uskup Emeritus José Luis Azcona Hermoso dari kota Brasil, Marajo, dalam homil 20 Oktober di katedral, di negara bagian Pará.

Siapakah Dewi Pacha Mama?. 

Pacha Mama sama seperti Chakana (atau Inca Cross, Chakana) - menurut beberapa penulis modern - setara dengan simbolik silang tiga tingkat yang dikenal dalam mitologi lain sebagai Pohon Kehidupan, Pohon Dunia dan sebagainya. Melalui poros tengah seorang dukun melakukan perjalanan dalam keadaan kesurupan menuju dunia bawah dan tingkat yang lebih tinggi yang dihuni oleh dewa-dewa untuk menyelidiki penyebab musibah di permukaan Bumi. Ular, puma, dan condor adalah perwakilan totem dari tiga tingkat. Dugaan arti dari simbol chakana ini tidak didukung oleh literatur ilmiah.

Ada sambutan tepuk tangan dari jemaat,terhadap mereka yang sujud kepada Dewi kesuburan yang bernama Pacha Mama, seotrang uskup menambahkan dengan nada hampir berteriak: “Pachamama tidak dan tidak akan pernah menjadi Perawan Maria. Mengatakan bahwa patung ini mewakili Sang Perawan adalah bohong besar! Patung itu bukanlah Bunda Maria Amazon, karena satu-satunya Bunda Amazon adalah Maria dari Nazaret. Janganlah menciptakan campuran sinkretisme yang ngawur. Semua itu adalah tidak mungkin: Bunda Allah, Bunda Maria, adalah Ratu Surga dan bumi."

“Doa-doa yang berseru kepada patung-patung itu, bahkan beberapa uskup di Vatikan menunduk hormat kepada patung itu (dan tidak akan menyebut dari kongregasi mana mereka itu) dan itu adalah doa bagi kekuatan mitos, Ibu Pertiwi, dari mana mereka meminta berkah atau memberi tanda terima kasih. Ini adalah tindakan penistaan memalukan, terutama di hadapan anak-anak kecil yang tidak dapat mengerti mana yang benar atau salah,” kata uskup José Luis Azcona dalam homilinya.

Uskup kelahiran Spanyol itu mengatakan bahwa pencerahan yang sejati dari Roh Kudus, yang sering disebut-sebut oleh ‘paus Francis kita yang terkasih,’ diperlukan untuk memahami sinode yang banyak diperdebatkan ini. “Kita harus membedakan antara apa yang berasal dari Setan atau dari pikiran manusia, dari apa yang berasal dari Roh Kudus. Penegasan ini sangat mendasar untuk menjadi bagian dari Gereja dan terlebih lagi untuk karya pewartaan Injil."

Uskup Azcona menyebut bahwa REPAM [Pan Amazon Church Network], sebuah jaringan Katolik yang mempersiapkan sebagian besar agenda Sinode Amazon dan yang dipimpin oleh Kardinal Cláudio Hummes, telah mengadakan pertemuan di Brasilia, beberapa bulan sebelum sinode, di mana diadakan ‘ritual adat dengan doa-doa yang berseru kepada dewa-dewa berhala’ dimana beberapa uskup ikut berpartisipasi disitu.’

"Ini adalah masalah mendasar, dan di sini, di Amazon, kita tahu arti dari macumba atau condomblè, yang cukup lazim di sini." Tersebar luas di timur laut Brasil, macumba dan condomblè adalah kultus afro-Brasil yang melibatkan penyertaan dari berbagai dewa dan dewi, tarian, mantra dan kurban.

Pada hari Jumat, paus Francis membenarkan bahwa patung kontroversial seorang wanita hamil, telanjang, di dalam upacara di Vatikan, dan kemudian dibawa dalam prosesi menuju Basilika Santo Petrus dan disimpan di altar samping, di Gereja Santa Maria di Traspontina, itu adalah melambangkan ‘Pachamama.’ Hal ini berbeda dari penegasan sebelumnya oleh juru bicara Vatikan, yang mengatakan bahwa patung-patung itu mewakili nilai kehidupan manusia. Merujuk pada pengambilan patung-patung itu dari gereja Traspontina, paus meminta maaf kepada mereka yang merasa tersinggung. Dia memberi tahu kepada para peserta sinode bahwa polisi Italia telah menemukan patung-patung itu yang telah dibuang ke Sungai Tiber.

Selama homilinya, Uskup Azcona juga berbicara tentang bahaya spiritual dari penggabungan ritual dan kosmologi pribumi dengan liturgi dan praktik Katolik. Dia menyesalkan karena tidak ada tempat di dalam Instrumentum Laboris (dokumen kerja) sinode bagi pembicaraan tentang kehadiran iblis atau pengaruh-pengaruhnya, efek buruknya pada orang-orang dan pada budaya, serta pembicaraan atas kemenangan Kristus, pembebasan-Nya dan penghancuran-Nya atas kuasa-kuasa jahat." Dia memperingatkan bahwa Gereja tengah berada di ambang perpecahan.

Para pengamat telah mencatat bahwa para klerus berpangkat tinggi telah kedapatan ikut berpartisipasi dalam ritual pagan jauh sebelum sinode Amazon yang baru saja selesai. Pada tahun 2015, Kardinal Gianfranco Ravassi - yang memimpin Dewan Kepausan untuk Kebudayaan – ikut berpartisipasi dalam tarian keliling untuk menghormati Pachamama, yang diselenggarakan oleh Forum Sosial Ekumenis di San Marcos Sierras, sebuah desa di provinsi Argentina, Cordoba. Yang juga berpartisipasi saat itu adalah Suster Maria Teresa Varela, wakil ketua Forum.

Yang juga mengecam seperti Uskup Azcona adalah Uskup Athanasius Schneider dari Kazakhstan. Dalam sebuah surat terbuka, Uskup Schneider mengecam patung Pachamama di Sinode Amazon. Pada hari Sabtu, dia meminta semua umat Katolik untuk memprotes kehadiran berhala itu di Vatikan dan untuk menawarkan tindakan penebusan dan pepulih atas pelanggaran yang disebabkan oleh apa yang disebutnya sebagai ‘anak lembu emas baru.’ Dalam Perjanjian Lama, umat Israel yang menunggu kembalinya Musa dan Sepuluh Perintah Allah dari Gunung Sion, ternyata mereka justru menyembah berhala untuk menggantikan Allah yang benar.

Schneider menulis: "Sinkretisme dan paganisme adalah seperti racun yang memasuki pembuluh darah Tubuh Mistik Kristus, Gereja."

*****

"Berhala! Berhala, anakku, para penyembah berhala telah berkeliaran di dalam Rumah Putraku! Tidak adakah orang yang pergi kesana dan mengusir mereka? Aku telah meminta kepadamu, demi Bapa di Surga, untuk mengembalikan St.Michael kedalam Rumah Putraku. Dia adalah penjaga Iman. St.Michael harus dimasukkan kembali kedalam Rumah Putraku.
"Para pastor, para gembala dari kawanan domba, mengapa kamu mencerai-beraikan domba-domba Kami? Tidak tahukah kamu, bahwa tanggung jawabmu ada pada Bapa, Penciptamu, yang telah memilih kamu untuk mengarahkan domba-domba-Nya? Mengapa kamu memilih untuk mencerai-beraikan mereka? Kumpulkanlah domba-domba ini, atau, selamanya kamu akan masuk ke dalam jurang. Tidak ada tempat di Surga bagi orang yang telah mengabaikan tugas yang begitu penting, yang begitu mulia, orang yang menjadi wakil dari Putraku di dalam  Rumah-Nya, yang dipilih dari antara ribuan dan jutaan orang di dunia. Betapa menyedihkan karena begitu sedikit yang mengenali panggilan sejati mereka!"- Our Lady of the Roses, Bayside, June 15, 1974.

Demikianlah catatan sementara bahwa agama dan mitos Amazon Amrika, sejak ribuan tahun yang lalu sudah berakar, tapi kini berangsur berubah, setalah datangnya misonaris Eropa, bahkan kini, sudah ada yang masuk Islam, buka chanel Muslim Inca Amazon.

Saturday, May 16, 2020

HAL YANG TIDAK DIPAHAMI OLEH IBNU TAIMIYAH DAN AL-BANI


AL-MUSYAKALAH YANG TIDAK DIHIRAUKAN IBNU TAIMIYAH
 DAN AL-BANI

Catatan Kecil Dr.Drs.H.M.Rakib Jamari, SH.,M.Ag. Muballig IKMI Pekanbaru Riau.


       Ibnu Taimiyah,juga Al-Bani tidak sadar, bahwa ayat yang menjadi batu sandungan, membuat dia jatuh tersungkur di penajara ialah masalah al-Musyakalah.
 Al musyakalah merupakan bentuk masdar dari kata “‫”شاكل. Secara leksikal kata tersebut bermakna “saling membentuk”. Salah satu makna terminologinya dikemukakan oleh Ahmad al-Hasyimi dalam kitabnya Jawairul Balaghah sebagai berikut:

 ‫الوشاملة ُي اى يذمر الشيئ بلفظ غيرٍ لْقْعَ فى صحبتَ مقْلَ تعالى تعلن م فى ًفسى :‫ّلا اعلن ها فى ًفسل .‫ّلا اعلن ها عٌدك
Artinya:

 “Menuturkan suatu ungkapan bersamaan dengan ungkapan lain yang kedudukannya berfungsi sebagai pengimbang, seperti firman Allah Ta‟ala, misalnya:
1.       QS 5: ayat 116- 117. “Engkau mengetaui apa yang ada pada diriku, akan tetapi aku tidak mengetahui sesuatu yang ada pada diri-Mu.“ Sesuatu yang ada pada dirimu di sini maksudnya adalah sesuatu yang ada pada sisi-Mu. 2|Balaghah II


   Adapun pakar lainnya al-Akhdari dalam kitab Jauhar Maknun menyatakan, 

“Musyakalah adalah menerangkan suatu perkara dengan lafadz lain, sebab jatuh bersamaan secara nyata atau kira-kiranya.” Contoh: Firman Allah swt dalam surah Al Maidah ayat 116:

 ‫تعلن ها فى ًفسى ّلا اعلن ها فى ًفسل 

Artinya: “Engkau mengetahui apa yang ada pada diriku, dan aku tidak
 mengetahui apa yang ada di sisi-Mu.” (QS. Al-Maidah: 116) Pada ayat diatas terdapat ungkapan

 ‫\" تَ ْعلَ ُم َما ِفى \"‫نَ ْف ِسى. 

Setelah ungkapan tersebut pada kalimat berikutnya terdapat ungkapan lain sebagai bandingannya 

yaitu ungkapan \"‫ \" َوََل اَ ْع َل ُم َما فِى نَ ْف ِس َك. Maksud ungkapan tersebut adalah, „ Dan aku tidak

 mengetahui apa yang ada di sisi- Mu‟. Kemudian kata “‫ “ ِع ْندَ َكdiganti oleh “‫ “نَ ْف ِس َكagar terlihat seimbang dengan ungkapan sebelumnya, yaitu “‫“نَ ْف ِسى. Penggantian suatu kata atau frase dengan ungkapan atau frase yang mirip dengan ungkapan atau frase sebelumnya dinamakan musyakalah.

2.       QS 3 : 3 dan 54 .Firman Allah swt dalam surah Ali Imran ayat: 3|Balaghah II. Allah bukan tukang tipu dan tidak punya sifat penipu.

ُ‫َو َم َك ُر ْوا َو َم َك َرالله Artinya:

“Mereka mengadakan penipuan dan Allah membalas penipuan mereka.”(QS. Ali Imran: 54) Pada ayat di atas terdapat ungkapan “ ‫“ومكرالله. Jika kita tela‟ah secara mendalam, kita tentu tidak akan menerima statemen tersebut, bahwa Tuhan tukang tipu. Allah tidak mungkin menipu siapapun. Maksud dari ungkapan “‫ “مكرالله di atas adalah “ ‫يعلم ‫“مكرهم, yaitu Allah mengetahui rencana daya tipu mereka.

Dikutip dari penelitian Al Musyakalah Dan Istikhdam disusun oleh: Nadia luthfiana dan  Hardiari retno. Jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Tarbiyah Dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri  Pekalongan Tahun 2019/2020, bahwa penggunaan ungkapan “ ‫ “ ومكراللهuntuk mengimbangi ungkapan sebelumnya yaitu “ ‫“ومكروا.1 Musyakalah bisa diartikan juga sebagai badi‟ indah sekali, yang menerangkan suatu hal dengan memakai lafadz lain, sebab keduanya jatuh secara bersamaaan, jawab berjawab, menagalahkan syair, baik secara terang- terangan maupun perkiraan. Contoh :

1. Yang terang-terangan (tahqiq)

 ً‫ قُ ْل ُت ا ْطبَ ُخ ْىا ِل ْى ُجنَّة# ُ‫َقالُ ْىاا ْقتَ ِر ْح َش ْيأً نُ ِج ْد لَ َك َط ْب َخه ‫َو َق ِم ْي ًصا Mereka berkata: mintalah sesuatu, niscaya kami akan memberikan masakan yang ditulis Mamat Zaenuddin dan Yayan Nurbayan, Pengantar Ilmu Balaghah, (Bandumg: Offset Angkasa, 1991), hlm. 160-161 4|Balaghah II


2.Yang istimewa. Aku berkata: Masakkanlah untukku jubah dan gamis. Lafadz ‫ اطبخىاyang dimaksudkan adalah ‫خبطىا: jahitkanlah yang diucapkan adalah “masakkanlah” karena bersamaan dengan penyebut lafadz “ memasak” sebelumnya. Dan firman Allah: ُ‫ = َو َم َك ُروا َو َم َك َراللهmereka mengadakan penipuan dan Allah membalas penipuan mereka. 2. Yang dikira-kirakan (taqdiri) Firman Allah ِ‫ِص ْبغَ َة الله Sibghah Allah.

60 PERTENTANGAN IBNU TAIMIYAH

60 PERTENTANGAN IBNU TAIMIYAH
 DAN ULAMA

Catatan Kecil Dr.Drs.H.M.Rakib Jamari, S.H.,M.Ag.

       Menurut An-Njjah, tidak bermaksud menyamakan, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah juga harus menerima ujian di penjara selama tujuh kali, dengan total waktu mencapai lima tahun. Ia dipenjara karena tuduhan palsu yang dibuat-buat karena kedengkian, fitnah, dan kebencian tanpa alasan. Namun, pengalamannya ini telah mewariskan banyak keajaiban. Dengan itu ia justru meninggalkan banyak pengaruh dan tulisan yang mengabadikan namanya. Benarkah demikian?, Konsep apa yang menyudutkan beliau?
1. Konsep Trinitas, tauhid dibagi tiga.
2. Pembelaan terhadap tauhid Abu Jahal dan Abu Lahab
3. Terlalu kaku dan harfiyah, leterlijk.
      Menurut K.H. Idrus Ramli, Ibn Taimiyah adalah seperti yang dinyatakan oleh al Hafizh al Faqih Waliyy ad-Din al ‘Iraqi (W 862 H): “Ibnu Taimiyah telah menyalahi Ijma’ dalam banyak permasalahan,
kira-kira sekitar 60 masalah, sebagian dalam masalah Ushul ad-Din (pokok-pokok agama) dan sebagian berkenaan dengan masalah-masalah furu’ ad-Din (cabang-cabang agama), Ibnu Taimiyah dalam masalah-masalah tersebut mengeluarkan pendapat lain; yang berbeda setelah terjadi ijma’ di dalamnya”.
     al Imam al Hafizh Taqiyy ad- Din Ali bin Abd al Kafi as- Subki (W 756 H) dalam karyanya ad-Durrah al Mudliyyah fi ar-Radd ‘ala Ibn Taimiyah, beliau mengatakan:
Ibnu Taimiyah tidak mengerti BABUL MUSYAKALAH, benar-benar telah membuat bid’ah-bid’ah dalam dasar- dasar keyakinan (Ushul al ‘Aqa-id),meruntuhkan tonggak dan sendi- sendi Islam setelah ia sebelum ini bersembunyi di balik kedok mengikuti al Qur’an dan as- Sunnah. Pada zhahirnya, mengajak kepada kebenaran dan menunjukkan kepada jalan surga, ternyata kemudian bukan melakukan ittiba’ (mengikuti sunnah, ulama Salaf dan konsensus ulama) tetapi justru membuat bid’ah-bid’ah baru, menyImpang dari umat muslim dengan menyalahi Ijma’ mereka dan mengatakan tentang Allah perkataan yang tajsim (meyakini Allah adalah jisim; benda yang memiliki ukuran dan dimensi) dan ketersusunan (tarkib) bagi dan Allah”.

TAUHID ABU LAHAB DAB ABU JAHAL PEMAKAN HARTA, HARAM ATAU HALAL,

TAUHID ABU LAHAB, KINI HADIR,

Catatan KECIL DR.HM.RAKIB JAMARI, MUBALLIG IKMI PEKANBARU.
TAUHID ABU LAHAB DAB ABU JAHAL
PEMAKAN HARTA, HARAM ATAU HALAL,
MINUMAN KERAS, BANYAK DIJUAL
MERSA DIRNYA, SANGATLAH KEBAL.
TAUHID ABU LAHAB, KINI HADIR,
DIPUJI KARENA, SANGATLAH MAHIR
MENGAKUI PENCIPTA, SENANTIASA HADIR,
MELAUI BERHALA DAN ILMU SIHIR.
PENCIPTA LANGIT DAN BUMI
SECARA SADAR, DIA AKUI
HANYA TIDAK, MAU SEMBAH ILAHI
SEBAGAI TUHAN, UNTUK MENGABDI.
Masya Allah, ada juga yang kagum dengan Abu Lahab
Tandanya, hari, dekati kiamat.
Pekerjaan orientalis, tak pernah cepek dan penat,
Sellu saja, mebodoh-bdohi ummat.

Suka
Komentari

Komentar Facebook